Penting, Saat Ganti Oli Motor Jangan Lakukan Ini - Pecinta Modifikasi

Halaman

    Social Items


Saat mengganti oli sepeda motor di bengkel, biasanya mekanik mengeluarkan pelumas dibantu dengan angin dari mesin kompresor. Ternyata, kebiasaan tersebut adalah salah.



Semprotan tersebut biasanya dilakukan supaya seluruh sisa oli di bak kopling keluar semua, termasuk kerak dan kotorannya. Namun, tak banyak yang tahu kalau itu memberikan dampak tak baik ke mesin.

Dilansir dari laman Suzuki, menyemprotkan angin ke lubang pengisian oli mesin bisa berakibat fatal. Angin dari kompresor mengandung uap air, dan berpotensi masuk dan menempel di bagian dalam mesin.

Sebenarnya, tanpa dibersihkan dengan kompresor, mesin akan tetap bersih. Mengingat, terdapat saringan oli yang berfungsi menahan kotoran agar tidak ikut bersirkulasi.

Justru ketika disemprot, kotoran yang ada di dalam saringan pelumas itu akan tersembur keluar. Bila hal itu terjadi, maka kotoran tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan pada komponen mesin.

Jika tetap ingin mengeluarkan sisa oli di dalam mesin, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan starter engkol. Tentu saja, kunci kontak dalam posisi mati.

Tidak perlu banyak-banyak melakukannya, cukup gunakan 3-5 kali, dan ulangi langkah ini setelah motor didiamkan selama 10 menit. Secara perlahan, sisa oli kotor akan keluar dengan sendirinya.

Penting, Saat Ganti Oli Motor Jangan Lakukan Ini


Saat mengganti oli sepeda motor di bengkel, biasanya mekanik mengeluarkan pelumas dibantu dengan angin dari mesin kompresor. Ternyata, kebiasaan tersebut adalah salah.



Semprotan tersebut biasanya dilakukan supaya seluruh sisa oli di bak kopling keluar semua, termasuk kerak dan kotorannya. Namun, tak banyak yang tahu kalau itu memberikan dampak tak baik ke mesin.

Dilansir dari laman Suzuki, menyemprotkan angin ke lubang pengisian oli mesin bisa berakibat fatal. Angin dari kompresor mengandung uap air, dan berpotensi masuk dan menempel di bagian dalam mesin.

Sebenarnya, tanpa dibersihkan dengan kompresor, mesin akan tetap bersih. Mengingat, terdapat saringan oli yang berfungsi menahan kotoran agar tidak ikut bersirkulasi.

Justru ketika disemprot, kotoran yang ada di dalam saringan pelumas itu akan tersembur keluar. Bila hal itu terjadi, maka kotoran tersebut berpotensi menimbulkan kerusakan pada komponen mesin.

Jika tetap ingin mengeluarkan sisa oli di dalam mesin, Anda bisa mengakalinya dengan menggunakan starter engkol. Tentu saja, kunci kontak dalam posisi mati.

Tidak perlu banyak-banyak melakukannya, cukup gunakan 3-5 kali, dan ulangi langkah ini setelah motor didiamkan selama 10 menit. Secara perlahan, sisa oli kotor akan keluar dengan sendirinya.