Gila! Motor BMW Masih Saja Kurang Gahar, Apa Lagi Yang Mesti di Modif - Pecinta Modifikasi

Halaman

    Social Items

Inovasi dan kustomisasi tampaknya adalah sebuah hal utama yang ada di benak para modifikator. Tampilan motor besutan pabrik, bahkan yang ternama sekalipun masih kurang gahar. Seperti salah satunya yang dilakukan untuk sebuah motor gede (moge) besutan pabrikan Jerman BMW.

Motor berharga ratusan juta ini bahkan masih kurang ok punya dari segi tampilan untuk para modifikator handal. Karena itu, sentuhan demi sentuhan dilakukan untuk merubah tampilan yang sudah luar biasa menjadi amazingly outrageous.

Sebuah BMW menurut para modifikator tampilan yang mereka anggap kurang gahar ada di bagian kaki-kakinya. Untuk sebuah motor BMW buatan pabrik, umumnya velg pakai model palang, biasanya tiga palang. Dan selanjutnya diubah menjadi jeruji a la BMW GS.


Penambahan ini jelas bukan tanpa resiko.

Resiko pertama yang harus diambil empunya motor adalah bahwa pabrikan tidak menyediakan spek kustom seperti didambakan. Sehingga perlu dilakukan penambahan dan tindakan “paksa” disana-sini. Tentu metodenya harus sangat hati-hati mengingat harganya yang luar biasa.

Komponen yang dipakai juga bukan komponen sembarang harus yang berkualitas terbaik. hal ini juga perlu jadi catatan untuk mereka-mereka yang menginginkan kustomisasi moge setara BMW ini.

Jadi kalau tingkat kerumitannya seperti itu, mengapa orang masih mau kustom motor BMW nya?

Disampaikan lebih lanjut dari para pakar modifikasi moge. Kebanyakan alasan orang mau modifikasi motor BMW nya karena ingin beda dengan yang lainnya. Kedua tentu saja karena bentuk yang sudah dari sononya tak terlampau memuaskan hati.

Seperti contohnya, salah satu motor kustom yang pernah di kustomisasi garasi kustom di Tangerang misalnya. Di sana terdapat sejumlah klien dengan kemauan untuk mengubah bagian kaki-kaki dalam hal ini velg dengan tromol berjeruji.

Tentu saja setiap penggantian harus ditebus dengan harga yang cukup menguras kantong. Tak heran beberapa bengkel modifikasi seperti salah satunya yang terletak di Tanggerang, tersebut menuturkan bahwa biasanya pihaknya menyarankan klien untuk membuat sendiri saja tromol atau bagian yang ingin dikustom.

Kustomisasi model kaki-kaki ini bisa dipergunakan untuk berbagai macam jenis motor. Salah satunya seperti BMW tersebut. Alhasil sering ada beberapa klien yang menggunakan tromol besutan sendiri untuk mengubah tampilan kaki-kaki agar kelihatan semakin mantap.

Itulah tadi resiko kalau mau kustomisasi motor gede. Selain harus siap mental karena mesti melihat tunggangan kesayangan di oprek habis-habisan, selain itu dompet mesti tebal. Bukan hanya itu saja, dari sekian banyak pengguna motor gede kustomisasi memilih bengkel modifikasi yang bukan hanya sekedar menerima order semata tetapi juga mampu memberikan saran dan masukan tepat agar tunggangan kesayangan makin ciamik.

Sumber: oto.detik

Gila! Motor BMW Masih Saja Kurang Gahar, Apa Lagi Yang Mesti di Modif

Inovasi dan kustomisasi tampaknya adalah sebuah hal utama yang ada di benak para modifikator. Tampilan motor besutan pabrik, bahkan yang ternama sekalipun masih kurang gahar. Seperti salah satunya yang dilakukan untuk sebuah motor gede (moge) besutan pabrikan Jerman BMW.

Motor berharga ratusan juta ini bahkan masih kurang ok punya dari segi tampilan untuk para modifikator handal. Karena itu, sentuhan demi sentuhan dilakukan untuk merubah tampilan yang sudah luar biasa menjadi amazingly outrageous.

Sebuah BMW menurut para modifikator tampilan yang mereka anggap kurang gahar ada di bagian kaki-kakinya. Untuk sebuah motor BMW buatan pabrik, umumnya velg pakai model palang, biasanya tiga palang. Dan selanjutnya diubah menjadi jeruji a la BMW GS.


Penambahan ini jelas bukan tanpa resiko.

Resiko pertama yang harus diambil empunya motor adalah bahwa pabrikan tidak menyediakan spek kustom seperti didambakan. Sehingga perlu dilakukan penambahan dan tindakan “paksa” disana-sini. Tentu metodenya harus sangat hati-hati mengingat harganya yang luar biasa.

Komponen yang dipakai juga bukan komponen sembarang harus yang berkualitas terbaik. hal ini juga perlu jadi catatan untuk mereka-mereka yang menginginkan kustomisasi moge setara BMW ini.

Jadi kalau tingkat kerumitannya seperti itu, mengapa orang masih mau kustom motor BMW nya?

Disampaikan lebih lanjut dari para pakar modifikasi moge. Kebanyakan alasan orang mau modifikasi motor BMW nya karena ingin beda dengan yang lainnya. Kedua tentu saja karena bentuk yang sudah dari sononya tak terlampau memuaskan hati.

Seperti contohnya, salah satu motor kustom yang pernah di kustomisasi garasi kustom di Tangerang misalnya. Di sana terdapat sejumlah klien dengan kemauan untuk mengubah bagian kaki-kaki dalam hal ini velg dengan tromol berjeruji.

Tentu saja setiap penggantian harus ditebus dengan harga yang cukup menguras kantong. Tak heran beberapa bengkel modifikasi seperti salah satunya yang terletak di Tanggerang, tersebut menuturkan bahwa biasanya pihaknya menyarankan klien untuk membuat sendiri saja tromol atau bagian yang ingin dikustom.

Kustomisasi model kaki-kaki ini bisa dipergunakan untuk berbagai macam jenis motor. Salah satunya seperti BMW tersebut. Alhasil sering ada beberapa klien yang menggunakan tromol besutan sendiri untuk mengubah tampilan kaki-kaki agar kelihatan semakin mantap.

Itulah tadi resiko kalau mau kustomisasi motor gede. Selain harus siap mental karena mesti melihat tunggangan kesayangan di oprek habis-habisan, selain itu dompet mesti tebal. Bukan hanya itu saja, dari sekian banyak pengguna motor gede kustomisasi memilih bengkel modifikasi yang bukan hanya sekedar menerima order semata tetapi juga mampu memberikan saran dan masukan tepat agar tunggangan kesayangan makin ciamik.

Sumber: oto.detik